Pencarian dan penyelesaian kesalahan pada video dan soundcard
Kesalahan pada Video card
Sebuah Graphic procesor unit atau yang lebih dikenal dengan vga/video card,sering kita gunakan untuk kebutuhan sebagai tambahan grafik pada komputer kita agar gambar yang dihasilkan lebih bagus.
Kesalahan pada sound card
Kartu suara (Sound Card) adalah suatu perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengeluarkan suara dan merekam suara. Pada awalnya, Sound Card hanyalah sebagai pelengkap dari komputer. Namun sekarang, sound card adalah perangkat wajib di setiap komputer
Pencarian dan penyelesaian kesalahan pada media penyimpan, power supply,sistem pendingin komputer
Kesalahan pada media penyimpanan
Pengertian Hard Disk dan macam-macam tipe hardisk
Harddisk adalah piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan.
# ATA/IDE adalah antarmuka standar untuk menghu¬bungkan peranti penyimpanan seperti hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM di komputer.
ATA singkatan dari Advance Technology Attachment.
# SATA adalah pengembangan dari ATA. SATA didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total. Adapter dari serial ATA mampu mengakomodasi transfer data dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ATA sederhana.
# SCSI adalah standar yang dibuat untuk keperluan transfer data antara komputer dan periferal lainnya. Standar SCSI mendefinisikan perintah-perintah, protokol dan antarmuka elektrik dan optik yang diperlukan. SCSI menawarkan kecepatan transfer data yang paling tinggi di antara standar yang lainnya.
# Harddisk SSD adalah media penyimpanan data yang menggunakan nonvolatile memory sebagai media dan tidak menggunakan piringan magnetis seperti piringan keras konvensional. Berbeda dengan volatile memory (misalnya RAM), data yang tersimpan pada SSD tidak akan hilang meskipun daya listrik tidak ada.
# Hardisk Hibrida/SSHD Seagate memperkenalkan kategori perangkat penyimpanan baru yang mengombinasikan teknologi penyimpanan solid state (ssd)dengan teknologi hard disk konvensional. Perangkat ini dikenal sebagai hard disk solid state hibrida (SSHD). Perangkat ini mengombinasikan teknologi lama dan baru untuk menghadirkan kinerja tinggi, kapasitas besar, dan harga yang lebih murah dari ssd.
Nama bagian-bagian dalam hardisk
Platter
Berbentuk sebuah Pelat atau piringan yang berfungsi sebagai penyimpan data. Berbentuk bulat, merupakan cakram padat, memiliki pola-pola magnetis pada pada sisi-sisi permukaanya.
Spindle
Spindle merupakan suatu poros tempat meletakan platter. Poros ini memiliki sebuah penggerak yang berfungsi untuk memutar pelat harddisk yang disebut dengan spindle motor.
Head
Piranti ini berfungsi untuk membaca data pada permukaan pelat dan merekam informasi ke dalamnya. Setiap pelat harddisk memiliki dua buah head. Satu di atas permukaan dan satunya lagi di bawah permukaan.
Actual Axis
Adalah poros untuk menjadi pegangan atau sebagai tangan robot agar Head dapat membaca sector dari harddisk.
Ribbon Cable
Ribbon cable adalah penghubung antara Head dengan Logic Board, dimana setiap dokumen atau data yang dibaca oleh Head akan di kirim ke Logic Board untuk selanjutnya di kirim ke Mother Board agar Processor dapat memproses data tersebut sesuai dengan input yang di terima.
Setting Jumper
Setiap harddisk memiliki setting jumper, fungsinya untuk menentukan kedudukan hardisk tersebut.
Logic Board
Logic Board merupakan papan pengoperasian pada harddisk, dimana pada logic Board terdapat Bios Harddisk sehingga harddisk pada saat dihubungkan ke Mother Board secara otomatis mengenal hardisk tersebut, seperti Maxtor, Seagate dll. Selain tempat Bios harddisk Logic Board juga tempat switch atau pendistribusian Power Supply dan data dari Head Harddisk ke mother Board untuk di kontrol oleh Processor.
Kesalahan pada Power supply
Pengertian dan bagian-bagian Power supply
Power supply komputer adalah bagian penyedia sumber tegangan bagi semua bagian pada komputer. Power Supply merupakan bagian yang mengolah tegangan AC dari jala-jala listrik menjadi beberapa tegangan DC dengan tegangan dan arus tertentu sesuai kebutuhan masing-masing bagian pada komputer.
Bagian bagian Power Supply Komputer
1) AC-IN Socket adalah jalan masuk bagi tegangan AC jala-jala listrik ke dalam modul rangkain power supply. AC socket berisi 3 pin, yaitu 2 pin untuk tegangan AC dan 1 pin untuk ground. Penyambungan Ground pada power supply komputer sangat penting untuk menetralisir tegangan bocor pada proses induksi SMPS.
2) Modul SMPS adalah bagian utama sebuah power supply komputer. Modul ini berisi rangkaian pemroses tegangan AC input menjadi beberapa tegangan DC.
3) DC output Socket adalah soket konektor yang berisi tegangan DC hasil keluaran dari modul SMPS.
4) FAN Cooler FAN Cooler berfungsi sebagai unit pendingin untuk membuang panas yang muncul pada modul SMPS. Panas yang muncul terutama pada komponen semikonduktor seperti Dioda, MOSFET, dan IC.
5) Casing Power Supply Casing power supply terbuat dari logam dengan maksud untuk melindungi bagian-bagian komputer yang lain dari induksi gelombang elektromagnetik (EMI) efek dari proses pensaklaran modul SMPS.
Kerusakan pada powersupply
Tidak bisa hidup dan semua lampu indikator tidak menyala (mati)
Kipas pada Power Supply tidak jalan dan pada saat komputer dihidupkan tetap tidak ada reaksi sama sekali.
CPU Sering restart sendiri.
CPU sering mati sendiri selang beberapa waktu digunakan.
Power supply kotor
Karena di dalam PSU yterdapat ban yang mengalirkan udara maka debu-debu dari luar komputer akan ikut terbawa ke dalam PSU yang lama-kelamaan menyabadkan penumpukan debu di dalam Psi.Untuk menjaga kebersihan PSU bersihkanlah PSU secara teratur.
Komputer / PC tidak ada power.
Berarti tidak ada aliran listrik, maka periksalah stop kontak untuk memastikan bahwa alat ini dalam keadaan baik. Bila anda yakin Komputer / PC terhubung, periksa kabel listrik ke PC untuk memastikan bahwa tegangan AC tersambung ke unit sistem. Bila daya ada, nyalakan PC dan memeriksa arus dari catu daya ke motherboard.
Komputer reboot sendiri.
Satu hal yang mungkin Anda hadapi dalam mengatasi masalah Power Supply adalah ketika PC Reebot sendiri tanpa ada peringatan informasi yang berarti. Boor error saat komputer dijalankan awalnya juga adalah tanda bahwa catu daya sedang bermasalah.
Masalah dalam Mendistribusikan Daya.
Jika catu daya hidup tapi tidak sempurna, ada kemungkinan bahwa salah satu perangkat dapat menerima pasokan listrik tetapi yang lainnya tidak. Artinya penyebaran daya tidak merata. Misalnya, hard drive dapat menerima daya, sedangkan drive CD-ROM tidak bisa.
Masalah koneksi Power Supply.
Nah, jika memeriksa stop kontak serta kabel listrik sudah Anda lakukan dan keduanya berfungsi dengan baik, maka langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah memeriksa atau mengecek koneksi ke Motherboard. Jika tidak, masa masalah benar-benar di Power Supply, dan anda dapat dengan mudah memeriksa output dari power supply menggunakan multimeter.
Kesalahan pada sistem pendingin komputer
Sistem pendingin komputer
Salah satu masalah pada komputer adalah hampir semua komponen dalam CPU ( Processor, Motherboard, VGA, Harddisk dan lainnnya ) menghasilkan panas. Suhu yang relatif tinggi akan berakibat memperpendek umur dari peripheral komputer, bahkan membuat system tidak stabil.
Kerusakan sistem pendingin komputer
Fan dan heatsink kotor
Kipas/Fan macet
Prosesor atau chipset terlalu panas
Senin, 22 Februari 2016
Pencarian dan penyelesaian kesalahan pada POST BIOS dan Perangkat proses
Pencarian dan penyelesaian kesalahan pada POST BIOS dan Perangkat proses
Beep code merupakan hasil dari tes awal hardware yang dilakukan oleh bios komputer yang disebut POST.Power-on self-test (POST) adalah tes yang di lakukan oleh bios komputer pada waktu pertama kali menyala untuk memastikan semua perangkat keras berfungsi dengan benar dan memenuhi persaratan minimum sistem sebelum memulai sisa proses booting.
Kode kesalahan visual
Kode kesalahan visual adalah apabila ada kesalahan pada saat proses POST, maka pesan kesalahan tersebut ditampilkan pada layar monitor komputer. Untuk lebih jelas, ini adalah salah satu contoh kode error secara visual, yaitu motherboard kehilangan isi BIOS.
Kode kesalahan suara
Untuk menyimpulkan kode kesalahan dengan suara memerlukan ketelitian tersendir, karena setidaknya kita harus tahu BIOS atau tipe motherboard yang kita miliki. Adapun BIOS yg banyak beredar dipasaran yaitu AWARD dan AMI, dan produsen dari system unit seperti COMPAQ, DELL, Hewlett Packard dll memiliki ciri khas error kode yang berbeda melalui suara speaker. Dibawah ini adalah contoh kode error dengan suara (BEEP CODE) dari BIOS AWARD dan AMI.
Pencarian dan penyelesaian kesalahan pada motherboard, CPU dan RAM
Kerusakan pada motherboard
Kapasitor power pecah / meletus
Salah satu konektor pada motherboard mengalami kerusakan
Komponen dalam motherboard terbakar
Motherboard patah
Kerusakan pada prosessor
Tegangan listrik tidak stabil.
Terputusnya arus listrik secara tiba-tiba tanpa adanya UPS
Karena memang sudah umur dari processor itu mencapai batasnya.
Dan beberapa sebab yang lain.
Kerusakan pada memori/RAM
Ketidakstabilan daya listrik.
Terlalu sering melakukan overclocking.
Suhu kerja RAM terlalu panas akibat hardware lain.
Karena pemakaian komputer yang terlalu dipaksakan
Kesalahan penanganan memori/RAM.
Adanya kotoran (korosi) pada pin atau slot RAM pada motherboard.
Mungkin saja RAM tidak rusak,namun terhambatnya aliran listrik akibat korosi bisa membuat RAM seolah rusak.
Kemungkinan Memori RAM sudah rusak sebelum dipakai juga bisa walaupun kecil kemungkinannya,untuk itulah perlu meminta garansi pada saat membeli sebuah memori.
Beep code merupakan hasil dari tes awal hardware yang dilakukan oleh bios komputer yang disebut POST.Power-on self-test (POST) adalah tes yang di lakukan oleh bios komputer pada waktu pertama kali menyala untuk memastikan semua perangkat keras berfungsi dengan benar dan memenuhi persaratan minimum sistem sebelum memulai sisa proses booting.
Kode kesalahan visual
Kode kesalahan visual adalah apabila ada kesalahan pada saat proses POST, maka pesan kesalahan tersebut ditampilkan pada layar monitor komputer. Untuk lebih jelas, ini adalah salah satu contoh kode error secara visual, yaitu motherboard kehilangan isi BIOS.
Kode kesalahan suara
Untuk menyimpulkan kode kesalahan dengan suara memerlukan ketelitian tersendir, karena setidaknya kita harus tahu BIOS atau tipe motherboard yang kita miliki. Adapun BIOS yg banyak beredar dipasaran yaitu AWARD dan AMI, dan produsen dari system unit seperti COMPAQ, DELL, Hewlett Packard dll memiliki ciri khas error kode yang berbeda melalui suara speaker. Dibawah ini adalah contoh kode error dengan suara (BEEP CODE) dari BIOS AWARD dan AMI.
Pencarian dan penyelesaian kesalahan pada motherboard, CPU dan RAM
Kerusakan pada motherboard
Kapasitor power pecah / meletus
Salah satu konektor pada motherboard mengalami kerusakan
Komponen dalam motherboard terbakar
Motherboard patah
Kerusakan pada prosessor
Tegangan listrik tidak stabil.
Terputusnya arus listrik secara tiba-tiba tanpa adanya UPS
Karena memang sudah umur dari processor itu mencapai batasnya.
Dan beberapa sebab yang lain.
Kerusakan pada memori/RAM
Ketidakstabilan daya listrik.
Terlalu sering melakukan overclocking.
Suhu kerja RAM terlalu panas akibat hardware lain.
Karena pemakaian komputer yang terlalu dipaksakan
Kesalahan penanganan memori/RAM.
Adanya kotoran (korosi) pada pin atau slot RAM pada motherboard.
Mungkin saja RAM tidak rusak,namun terhambatnya aliran listrik akibat korosi bisa membuat RAM seolah rusak.
Kemungkinan Memori RAM sudah rusak sebelum dipakai juga bisa walaupun kecil kemungkinannya,untuk itulah perlu meminta garansi pada saat membeli sebuah memori.
Pencarian Kesalahan Dasar pada Komputer
pengertian
Kesalahan dasar pada komputer atau yang sering disebut troubleshooting komputer adalah adanya suatu masalah atau ketidak normalan pada komputer. Masalah komputer atau troubleshooting dibagi menjadi 2 yaitu:
troubleshooting hardware dan troubleshooting software.
1) Komputer Tidak Mau Hidup
Cara Mengatasinya :
Cek koneksi kabel (dari power outletnya ke tombol power pada PC)
Cek apakah stabilizer berfungsi atau tdak (jika memakai stabilizer)
Cek kabel power pada CPU
Jika masih juga tidak mau hidup permasalahanya mungkin terletak pada power supply atau MB
2) Komputer Menyala Tapi Tidak Ada Tampilan Di Layar :
Hal ini sering paling sering terjadi ternyata permasalahanya hanya sepele, bisa dari kabel power/kabel data vga dari cpu yang kurang terpasang dengan sempurna,bisa juga karena memori kendor atau kotor kaki-kakinya ( yang terbuat dari kuningan ) atau memori mati.Cara mengatasinya:
Lepas lalu pasang kembali memori pada motherboard
Bersihkan slot memory mengunakan kuas
Bersihkan kaki-kakinya dengan kertas yang dilipat atau mengunakan penghapus pensil hingga bersih
3) Komputer mengeluarkan beep 3x pendek/cepat :
Namun power hidup tapi tdk ada tampilan itu kerusakan pada VGA cardnya, bisa jadi kendor atau kotor kaki-kakinya atau mati. Cara mengatasinya:
Lepas lalu pasang kembali
Bersihkan lot VGA mengunakan kuas
Bersihkan kaki-kakinya yang berwarna kekuningan dengan kertas yang dilipat atau penghapus pensil,
Ganti dengan yang baru.
4) Komputer berbunyi Beep terus menerus dan teratur sebelum kita matikan:
Kerusakan pada memori card / ram.
Cara mengatasinya: lakukan hal-hal sama dengan point 1.Jika tidak berhasil berarti ada kerusakan pada motherboard.
5) Pada Monitor keluar tulisan DISK BOOT FAILURE, INSERT SYSTEM DISK AND PRESS ENTER :
Cara mengatasinya:
Pastikan hardisk terdeteksi pada sistem BIOS komputer caranya dengan memperhatikan tampilan awal apakah ada IDE / SATA hardisk terdeteksi pada tampilan POST atau masuk menu bios pada saat awal menyala lalu lihat di standard setting apakah hardisk terdeteksi Ata tidak .
6) Komputer tiba - tiba tidak bisa membaca Flashdisk :
Cara mengatasinya: Ganti PowerSupply atau coba colokkan pada port USB bagian belakang yang langsung terhubung ke motherboard,bila terdeteksi kerusakan bisa terjadi pada port Usb depan/front Usu port komputer kita.
7) DVD/CD rom sulit terbuka/terkunci :
Ambil sebuah paperclip luruskan lalu tusuk pada bagian pintu cdrom yang ada lubang kecilnya, dorong hingga pintu berhasil terbuka.
Kesalahan dasar pada komputer atau yang sering disebut troubleshooting komputer adalah adanya suatu masalah atau ketidak normalan pada komputer. Masalah komputer atau troubleshooting dibagi menjadi 2 yaitu:
troubleshooting hardware dan troubleshooting software.
1) Komputer Tidak Mau Hidup
Cara Mengatasinya :
Cek koneksi kabel (dari power outletnya ke tombol power pada PC)
Cek apakah stabilizer berfungsi atau tdak (jika memakai stabilizer)
Cek kabel power pada CPU
Jika masih juga tidak mau hidup permasalahanya mungkin terletak pada power supply atau MB
2) Komputer Menyala Tapi Tidak Ada Tampilan Di Layar :
Hal ini sering paling sering terjadi ternyata permasalahanya hanya sepele, bisa dari kabel power/kabel data vga dari cpu yang kurang terpasang dengan sempurna,bisa juga karena memori kendor atau kotor kaki-kakinya ( yang terbuat dari kuningan ) atau memori mati.Cara mengatasinya:
Lepas lalu pasang kembali memori pada motherboard
Bersihkan slot memory mengunakan kuas
Bersihkan kaki-kakinya dengan kertas yang dilipat atau mengunakan penghapus pensil hingga bersih
3) Komputer mengeluarkan beep 3x pendek/cepat :
Namun power hidup tapi tdk ada tampilan itu kerusakan pada VGA cardnya, bisa jadi kendor atau kotor kaki-kakinya atau mati. Cara mengatasinya:
Lepas lalu pasang kembali
Bersihkan lot VGA mengunakan kuas
Bersihkan kaki-kakinya yang berwarna kekuningan dengan kertas yang dilipat atau penghapus pensil,
Ganti dengan yang baru.
4) Komputer berbunyi Beep terus menerus dan teratur sebelum kita matikan:
Kerusakan pada memori card / ram.
Cara mengatasinya: lakukan hal-hal sama dengan point 1.Jika tidak berhasil berarti ada kerusakan pada motherboard.
5) Pada Monitor keluar tulisan DISK BOOT FAILURE, INSERT SYSTEM DISK AND PRESS ENTER :
Cara mengatasinya:
Pastikan hardisk terdeteksi pada sistem BIOS komputer caranya dengan memperhatikan tampilan awal apakah ada IDE / SATA hardisk terdeteksi pada tampilan POST atau masuk menu bios pada saat awal menyala lalu lihat di standard setting apakah hardisk terdeteksi Ata tidak .
6) Komputer tiba - tiba tidak bisa membaca Flashdisk :
Cara mengatasinya: Ganti PowerSupply atau coba colokkan pada port USB bagian belakang yang langsung terhubung ke motherboard,bila terdeteksi kerusakan bisa terjadi pada port Usb depan/front Usu port komputer kita.
7) DVD/CD rom sulit terbuka/terkunci :
Ambil sebuah paperclip luruskan lalu tusuk pada bagian pintu cdrom yang ada lubang kecilnya, dorong hingga pintu berhasil terbuka.
Minggu, 21 Februari 2016
Prosedur Backup dan Restore
pengertian
System Image Backup adalah sebuah salinan lengkap atau backup dari sistem atau data dari komputer, yang meliputi: file sistem Windows, aplikasi, dokumen pribadi, device driver dan segala sesuatu yang lain, yang akan membantu untuk mengembalikan sistem Windows 8.1 dalam kasus kegagalan sistem yang fatal, virus, dan kesalahan lainnya yang mungkin terjadi,sehingga terjadi ganguan pada sistem.
Prosedur Backup sistem operasi windows 8.1
1) Siapkan media penyimpanan hasil backup.(hardisk,flashdisk atau dvd)
Hidupkan komputer,masuk deskstop atau start klik kanan This pc,pilih Manage.
2) Klik,Disk Management.
3) Klik,kanan partisi sistem operasi windows 8.1.pilih properties
4) Sebelum memulai proses backup.Pastikan besar file dalam partisi sistem atau partisi yang akan dibackup( C:sistem windows 8.1),tidak melebihi kapasitas dari hardisk yang dipakai sebagai media penyimpanan hasil backup(G:Backup)
5) Masuk Control panel,Klik kanan start lalu pilih Control panel.
6) Halaman Control panel tampilan small icon.Klik,File History.
7) Halaman file history.Klik,System Image Backup.
8) Pemilihan media penyimpanan backup.On a Hardisk:mengunakan hardisk internal ataupun External,DVD:mengunakan beberapa keping dvd kosong dan disimpan dalam hardisk jaringan atau sebuah server ftp.Pilih On a hardisk.Klik Next.
9) Pemilihan partisi yang akan di backup.Partisi System secara otomatis langsung tercentang kita bisa menambahkan partisi yang lain bila diinginkan.Klik Next.
10) Konfirmasi konfigurasi backup yang telah kita set.Klik,Start backup.
11) Proses pembuatan image backup dimulai.
12) Proses pembuatan image backup telah selesai.Cek hasilnya pada File explorer.Folder hasil backup mempuyai format nama sesuai dengan waktu dilakukannya backup.
Prosedur Full Restore sistem operasi windows 8.1
1) Siapkan dvd bootable windows 8.1.Masukkan dalam dvd rum.Restart komputer.Pilih Booting dari dvd rom.
2) Tekan sembarang tombol untuk masuk menu instalasi windows 8.1.
3) Proses setup dimulai.
4) Klik,Next.
5) Pilih,Repair your Computer.
6) Pilihan Repair.Continue untuk keluar dan masuk windows 8.1,Trobleshoot untuk refresh atau reset komputer atau mengunakan advanced tools dan tur for your PC untuk mematikan komputer.Klik,Troubleshoot.
7) Klik,Advanced option.
8) Pilih,System Image Recovery untuk merecover sistem windows dari image backup yang telah kita buat sebelumnya.
9) Pemilihan sistem operasi.Klik,Windows 8.1
10) Pemilihan image backup,pilih Use The latest available System image(recommended),Klik Next.
11) Pilihan restore option,Format and repartition disks,apabila ini di centang maka seluruh partisi dalam hardisk yang akan kita restore akan hihapus dan di format disesuaikan dengan sistem image yang telah kita pilih.Uncek Format and reparttition diskus.Klik,Next.
12) Konfirmasi sistem restore telah siap dijalankan.Klik Finish.
13) Konfirmasi persetujuan user.Klik Yes untuk memulai proses restore.
14) Proses restore mulai berjalan,Proses ini bisa memakan waktu beberapa menit sesuai dengan kapasitas data yang telah kita backup,semakin besar image yang telah dibuat,semakin lama pula waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan proses restore ini.
15) Finasisasi proses restore .
System Image Backup adalah sebuah salinan lengkap atau backup dari sistem atau data dari komputer, yang meliputi: file sistem Windows, aplikasi, dokumen pribadi, device driver dan segala sesuatu yang lain, yang akan membantu untuk mengembalikan sistem Windows 8.1 dalam kasus kegagalan sistem yang fatal, virus, dan kesalahan lainnya yang mungkin terjadi,sehingga terjadi ganguan pada sistem.
Prosedur Backup sistem operasi windows 8.1
1) Siapkan media penyimpanan hasil backup.(hardisk,flashdisk atau dvd)
Hidupkan komputer,masuk deskstop atau start klik kanan This pc,pilih Manage.
2) Klik,Disk Management.
3) Klik,kanan partisi sistem operasi windows 8.1.pilih properties
4) Sebelum memulai proses backup.Pastikan besar file dalam partisi sistem atau partisi yang akan dibackup( C:sistem windows 8.1),tidak melebihi kapasitas dari hardisk yang dipakai sebagai media penyimpanan hasil backup(G:Backup)
5) Masuk Control panel,Klik kanan start lalu pilih Control panel.
6) Halaman Control panel tampilan small icon.Klik,File History.
7) Halaman file history.Klik,System Image Backup.
8) Pemilihan media penyimpanan backup.On a Hardisk:mengunakan hardisk internal ataupun External,DVD:mengunakan beberapa keping dvd kosong dan disimpan dalam hardisk jaringan atau sebuah server ftp.Pilih On a hardisk.Klik Next.
9) Pemilihan partisi yang akan di backup.Partisi System secara otomatis langsung tercentang kita bisa menambahkan partisi yang lain bila diinginkan.Klik Next.
10) Konfirmasi konfigurasi backup yang telah kita set.Klik,Start backup.
11) Proses pembuatan image backup dimulai.
12) Proses pembuatan image backup telah selesai.Cek hasilnya pada File explorer.Folder hasil backup mempuyai format nama sesuai dengan waktu dilakukannya backup.
Prosedur Full Restore sistem operasi windows 8.1
1) Siapkan dvd bootable windows 8.1.Masukkan dalam dvd rum.Restart komputer.Pilih Booting dari dvd rom.
2) Tekan sembarang tombol untuk masuk menu instalasi windows 8.1.
3) Proses setup dimulai.
4) Klik,Next.
5) Pilih,Repair your Computer.
6) Pilihan Repair.Continue untuk keluar dan masuk windows 8.1,Trobleshoot untuk refresh atau reset komputer atau mengunakan advanced tools dan tur for your PC untuk mematikan komputer.Klik,Troubleshoot.
7) Klik,Advanced option.
8) Pilih,System Image Recovery untuk merecover sistem windows dari image backup yang telah kita buat sebelumnya.
9) Pemilihan sistem operasi.Klik,Windows 8.1
10) Pemilihan image backup,pilih Use The latest available System image(recommended),Klik Next.
11) Pilihan restore option,Format and repartition disks,apabila ini di centang maka seluruh partisi dalam hardisk yang akan kita restore akan hihapus dan di format disesuaikan dengan sistem image yang telah kita pilih.Uncek Format and reparttition diskus.Klik,Next.
12) Konfirmasi sistem restore telah siap dijalankan.Klik Finish.
13) Konfirmasi persetujuan user.Klik Yes untuk memulai proses restore.
14) Proses restore mulai berjalan,Proses ini bisa memakan waktu beberapa menit sesuai dengan kapasitas data yang telah kita backup,semakin besar image yang telah dibuat,semakin lama pula waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan proses restore ini.
15) Finasisasi proses restore .
Backup dan Restore Sistem
Backup
Backup dapat diartikan sebagai proses membuat salinan data sebagai cadangan saat terjadi kehilangan atau kerusakan data asli. Salinan data yang dibuat disebut dengan “data backup”. Manfaat dari proses backup diantaranya, mengembalikan kondisi suatu sistem komputer yang mengalami kerusakan atau kehilangan data, mengembalikan suatu file yang tanpa sengaja terhapus atau juga rusak.
Tape Magnetic
Tape magnetic mirip dengan kaset audio atau kaset video pita yang menyimpan data dalam pita megnet panjang yang berputar dari titik awal hingga titik akhir.
Hardisk
Keunggulan utama dari hardisk adalah waktu akses yang cepat, variasi kapasitas yang luas dan kemudahan penggunaan.
Optical Disk
CD dan DVD yang dapat direkam adalah dua pilihan yang ada dalam kategori ini. Namun, dengan semakin murahnya drive DVD dengan kapasitas yang cukup besar, pemilihan DVD sebagai media backup lebih menjanjikan daripada CD.
Floppy Disk
Media pada masanya sudah mencukupi tuntutan penyimpanan data. Tapi, sekarang sudah tidak ada lagi alasan untuk menggunakan media ini, apalagi untuk keperluan backup.
Solid State Storage
Yang masuk dalam kelompok media ini ada banyak, diantaranya flash memory, thumb drives, compact flash, memory stick, secure digital cards, multi media card, dan seterusnya. Portabilitas adalah keunggulan sekaligus kelemahan media backup ini.
Restore
Restore dan recovery adalah proses penting setelah backup. Backup akan menjadi sia-sia bila proses pengembalian dan perbaikan data sistem sulit dilakukan. Untuk mencapai tujuan ini ada beberapa pendekatan yang harus diperhatikan, yaitu proses backup harus dilakukan dengan aturan yang jelas, hindari membackup dengan sembarangan atau tidak terstruktur.
Restore dan recovery Software
Restore software adalah kasus khusus dari restore data. Penggunaan software baik aplikasi maupun sistem operasi biasa tidak akan berjalan sempurna selamanya. Ada masanya bila software sudah terlalu lama diinstal dan digunakan akan mulai terjadi konflik librari, kerusakan file, hilang file yang berujung software tidak dapat digunakan lagi. Bila masa ini telah tiba ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Pertama untuk kasus recovery software aplikasi.
Backup dapat diartikan sebagai proses membuat salinan data sebagai cadangan saat terjadi kehilangan atau kerusakan data asli. Salinan data yang dibuat disebut dengan “data backup”. Manfaat dari proses backup diantaranya, mengembalikan kondisi suatu sistem komputer yang mengalami kerusakan atau kehilangan data, mengembalikan suatu file yang tanpa sengaja terhapus atau juga rusak.
Tape Magnetic
Tape magnetic mirip dengan kaset audio atau kaset video pita yang menyimpan data dalam pita megnet panjang yang berputar dari titik awal hingga titik akhir.
Hardisk
Keunggulan utama dari hardisk adalah waktu akses yang cepat, variasi kapasitas yang luas dan kemudahan penggunaan.
Optical Disk
CD dan DVD yang dapat direkam adalah dua pilihan yang ada dalam kategori ini. Namun, dengan semakin murahnya drive DVD dengan kapasitas yang cukup besar, pemilihan DVD sebagai media backup lebih menjanjikan daripada CD.
Floppy Disk
Media pada masanya sudah mencukupi tuntutan penyimpanan data. Tapi, sekarang sudah tidak ada lagi alasan untuk menggunakan media ini, apalagi untuk keperluan backup.
Solid State Storage
Yang masuk dalam kelompok media ini ada banyak, diantaranya flash memory, thumb drives, compact flash, memory stick, secure digital cards, multi media card, dan seterusnya. Portabilitas adalah keunggulan sekaligus kelemahan media backup ini.
Restore
Restore dan recovery adalah proses penting setelah backup. Backup akan menjadi sia-sia bila proses pengembalian dan perbaikan data sistem sulit dilakukan. Untuk mencapai tujuan ini ada beberapa pendekatan yang harus diperhatikan, yaitu proses backup harus dilakukan dengan aturan yang jelas, hindari membackup dengan sembarangan atau tidak terstruktur.
Restore dan recovery Software
Restore software adalah kasus khusus dari restore data. Penggunaan software baik aplikasi maupun sistem operasi biasa tidak akan berjalan sempurna selamanya. Ada masanya bila software sudah terlalu lama diinstal dan digunakan akan mulai terjadi konflik librari, kerusakan file, hilang file yang berujung software tidak dapat digunakan lagi. Bila masa ini telah tiba ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Pertama untuk kasus recovery software aplikasi.
Instalasi dan pengujian berbagai program utility
Winrar
WinRAR adalah sebuah shareware pengarsipan dan kompresi oleh Eugene Roshal. Pocket RAR, sebuah versi untuk Pocket PC, tersedia secara freeware.
Fitur WinRAR dapat mengkompresi/memadatkan file yg ingin di kompresi hingga 40%, misalnya file A berukuran 100MB di kompresi dengan WinRAR dapat menjadi hanya Setengahnya saja (50MB) , sehingga lebih sedikit memakan space dalam media penyimpanan.
Langkah-langkah instalasi Winrar
1) Siapkan master installer winrar.pilih tipe winrar yang sesuai dengan operating System kita(32/62bit).
2) Kilk 2x file winrar390_32bit.exe.Kemudian Klik Install tombol di bagian bawah. Pilih bahasa (bila diminta)
3) Pilih tipe ekstensi file yang bisa buka oleh winrar sesuai yang kita inginkan. Centang semua Kemudian Klik "OK"
4) Setelah itu muncullah konfirmasi lewat windows explorer bahwa winrar telah terinstal dalam komputer kita.
5) Menjalankan winrar.Cari file yang akan kita kompres,contoh kita ingin mengkompres file dengan nama Office ProfessionalPlus_86.klik kanan pada file tersebut.pilih Add to “OfficeProfesionalPlus_x86_en-us.rar”
6) Proses kompres sedang berjalan
7) Hasil proses kompres file yang kita lakukan.file berextensi .rar dengan ukuran file lebih kecil dari file master.
8) Untuk mengextract file .rar bisa dilakukan dengan cara klik kanan file .rar kemudian klik Extract Here.
9) Proses Extract sedang berlangsung.Hasil extracsi akan berada satu folder dengan file.rar masternya.
Easeus Partition Master
Easeus Partition Master adalah salah satu software disk management dan juga utilitas partisi all-in-one yang bersifat Gratis. Easeus Partition Master Home Edition dapat membuat, menghapus, format partisi pada hard disk dengan cepat dan mudah. Fitur yang paling menarik adalah dapat mengubah ukuran / memindahkan partisi Anda dengan menggunakan ruang bebas tanpa merusak data.
Fitur Easeus Partition Master Home Edition :
1) Mengubah ukuran partisi hardisk tanpa menghilangkan data yang sudah ada
2) Menggabungkan 2 partisi yang berdampingan tanpa kehilangan data
3) Membuat banyak partisi, menghapus satu partisi atau semua sekaligus
4) Menghapus data secara aman di space hardisk yang tidak terpakai
5) Menghapus data secara aman di partisi tertentu agar tidak bisa di recovery lagi
6) Konversi dynamic disc menjadi basic disc serta konversi file sistem baik FAT dan NTFS
7) Konversi Primary Partition menjadi Logical Partition dan sebaliknya
8) Defragmentasi hardisk untuk lebih mempercepat kinerja komputer
9) Pengecekan akan adanya kerusakan hardisk, menemukan adanya bad sector dan memperbaiki MBR (Master Boot Record)
10) Mendukung berbagai perangkat hardisk termasuk RAID
11) Mengubah Drive letter partisi hardisk
12) Copy partisi maupun copy keseluruhan hardisk ke hardisk lainnya.
WinRAR adalah sebuah shareware pengarsipan dan kompresi oleh Eugene Roshal. Pocket RAR, sebuah versi untuk Pocket PC, tersedia secara freeware.
Fitur WinRAR dapat mengkompresi/memadatkan file yg ingin di kompresi hingga 40%, misalnya file A berukuran 100MB di kompresi dengan WinRAR dapat menjadi hanya Setengahnya saja (50MB) , sehingga lebih sedikit memakan space dalam media penyimpanan.
Langkah-langkah instalasi Winrar
1) Siapkan master installer winrar.pilih tipe winrar yang sesuai dengan operating System kita(32/62bit).
2) Kilk 2x file winrar390_32bit.exe.Kemudian Klik Install tombol di bagian bawah. Pilih bahasa (bila diminta)
3) Pilih tipe ekstensi file yang bisa buka oleh winrar sesuai yang kita inginkan. Centang semua Kemudian Klik "OK"
4) Setelah itu muncullah konfirmasi lewat windows explorer bahwa winrar telah terinstal dalam komputer kita.
5) Menjalankan winrar.Cari file yang akan kita kompres,contoh kita ingin mengkompres file dengan nama Office ProfessionalPlus_86.klik kanan pada file tersebut.pilih Add to “OfficeProfesionalPlus_x86_en-us.rar”
6) Proses kompres sedang berjalan
7) Hasil proses kompres file yang kita lakukan.file berextensi .rar dengan ukuran file lebih kecil dari file master.
8) Untuk mengextract file .rar bisa dilakukan dengan cara klik kanan file .rar kemudian klik Extract Here.
9) Proses Extract sedang berlangsung.Hasil extracsi akan berada satu folder dengan file.rar masternya.
Easeus Partition Master
Easeus Partition Master adalah salah satu software disk management dan juga utilitas partisi all-in-one yang bersifat Gratis. Easeus Partition Master Home Edition dapat membuat, menghapus, format partisi pada hard disk dengan cepat dan mudah. Fitur yang paling menarik adalah dapat mengubah ukuran / memindahkan partisi Anda dengan menggunakan ruang bebas tanpa merusak data.
Fitur Easeus Partition Master Home Edition :
1) Mengubah ukuran partisi hardisk tanpa menghilangkan data yang sudah ada
2) Menggabungkan 2 partisi yang berdampingan tanpa kehilangan data
3) Membuat banyak partisi, menghapus satu partisi atau semua sekaligus
4) Menghapus data secara aman di space hardisk yang tidak terpakai
5) Menghapus data secara aman di partisi tertentu agar tidak bisa di recovery lagi
6) Konversi dynamic disc menjadi basic disc serta konversi file sistem baik FAT dan NTFS
7) Konversi Primary Partition menjadi Logical Partition dan sebaliknya
8) Defragmentasi hardisk untuk lebih mempercepat kinerja komputer
9) Pengecekan akan adanya kerusakan hardisk, menemukan adanya bad sector dan memperbaiki MBR (Master Boot Record)
10) Mendukung berbagai perangkat hardisk termasuk RAID
11) Mengubah Drive letter partisi hardisk
12) Copy partisi maupun copy keseluruhan hardisk ke hardisk lainnya.
Jenis-jenis Program utility
pengertian program utility
Program utilitas merupakan perangkat lunak komputer yang didisain untuk membantu proses analisis, konfigurasi, optimasi, dan membantu pengelolaan sebuah komputer ataupun sistem. Perangkat lunak utilitas harus dibedakan dengan perangkat lunak aplikasi yang memungkinkan pengguna melakukan berbagai hal dengan komputer seperti mengetik, melakukan permainan, merancang gambar, dan lain-lain. Perangkat lunak utilitas lebih memfokuskan penggunaannya pada pengoptimasian fungsi dari infrastruktur yang terdapat dalam sebuah komputer.
Contoh-contoh Program Utilitas yang umum di pakai .
1. Program Backup dan restore, utilitas untuk melakukan backup data yang ditujukan untuk membuat duplikat arsip untuk menghindari terjadinya kehilangan data bila perangkat penyimpanan tidak dapat berfungsi. Contoh utilitas backup dan restore yang cukup populer adalah Norton Backup (dari Symantec) dan Colorado Scheduler.
2. Program Pemulihan Data, utilitas pemulihan data digunakan untuk mengembalikan data yang secara fisik telah rusak atau berubah.
3. Program Kompresi data, utilitas kompresi berfungsi untuk memperkecil ukuran sebuah dokumen sehingga dapat menghemat pemanfaatan ruang penyimpanan, serta mempermudah pendistribusian.Contoh:winrar Free ,win jib
4. Program Partisi, utilitas untuk mengatur partisi dalam sebuah hardisk.Contoh:Easius partition manager.
5. Program utilitas Burning disk, utilitas untuk membuat data dalam piringan dvd ataupun cd.Contoh:Nero.
6. Program utilitas duplikat file,utilitas untuk mempercepat dan mempermudah proses duplikat/copy file.contoh tera copy
Program utilitas merupakan perangkat lunak komputer yang didisain untuk membantu proses analisis, konfigurasi, optimasi, dan membantu pengelolaan sebuah komputer ataupun sistem. Perangkat lunak utilitas harus dibedakan dengan perangkat lunak aplikasi yang memungkinkan pengguna melakukan berbagai hal dengan komputer seperti mengetik, melakukan permainan, merancang gambar, dan lain-lain. Perangkat lunak utilitas lebih memfokuskan penggunaannya pada pengoptimasian fungsi dari infrastruktur yang terdapat dalam sebuah komputer.
Contoh-contoh Program Utilitas yang umum di pakai .
1. Program Backup dan restore, utilitas untuk melakukan backup data yang ditujukan untuk membuat duplikat arsip untuk menghindari terjadinya kehilangan data bila perangkat penyimpanan tidak dapat berfungsi. Contoh utilitas backup dan restore yang cukup populer adalah Norton Backup (dari Symantec) dan Colorado Scheduler.
2. Program Pemulihan Data, utilitas pemulihan data digunakan untuk mengembalikan data yang secara fisik telah rusak atau berubah.
3. Program Kompresi data, utilitas kompresi berfungsi untuk memperkecil ukuran sebuah dokumen sehingga dapat menghemat pemanfaatan ruang penyimpanan, serta mempermudah pendistribusian.Contoh:winrar Free ,win jib
4. Program Partisi, utilitas untuk mengatur partisi dalam sebuah hardisk.Contoh:Easius partition manager.
5. Program utilitas Burning disk, utilitas untuk membuat data dalam piringan dvd ataupun cd.Contoh:Nero.
6. Program utilitas duplikat file,utilitas untuk mempercepat dan mempermudah proses duplikat/copy file.contoh tera copy
Langganan:
Postingan (Atom)