Senin, 30 November 2015

file dalam sisitem komputer

File dalam Sistem Komputer
 
File atau Berkas komputer (bahasa Inggri: computer file) adalah identitas dari suatu data yang disimpan di dalam sistem berka yang dapat diakses dan diatur oleh pengguna. Sebuah berkas memiliki nama yang unik dalam direktor di mana ia berada. Alamat direktori dimana suatu berkas ditempatkan disebut path. File merupakan bentuk mekanisme abstrak. Karakteristik yang paling penting dari mekanisme abstrak adalah cara pemberian nama suatu obyek. Ketika proses membuat suatu file, proses akan memberi sebuah nama kepada file. Ketika proses selesai, file masih ada dan bisa diakses oleh proses lain dengan menggunakan nama file tsb.
Semua sistem operasi menerima bentuk nama file yang terbuat dari 1 sampai 8 karakter. Tetapi ada beberapa sistem operasi yang membedakan huruf besar dan huruf kecil, seperti UNIX. Contoh :BARBARA, BARbara, BarBaRa dalam sistem operasi UNIX membedakannya dan sistem DOS menganggap sama. Kebanyakan sistem operasi mampu menangani dua bagian bentuk nama file yang dipisah dengan titik (period), bagian yang terletak setelah tanda titik disebut extension, yang biasanya menggambarkan ciri khusus dari file ybs. Contoh : sistem DOS:[nama file].[extension]  [1 sampai 8 karakter].[1sampai 3]

Sistem manajemen atau operasi file dapat dilakuakn dengan sistem anta-ra lain ialah : 1) Create : File dibuat dan tidak berisi data. 2) Delete : File diha-pus karena tidak diperlukan lagi dan untuk memperbesar ruang disk. 3) Open : membuka file. Open akan menjadikan sistem mengambil atribut dan daftar ala-mat disk dan meletakkan didalam memori kerja agar diperoleh akses yang ce-pat. 4) Close : Jika akses file selesai, atribut dan alamat disk tidak diperlukan lagi, sehingga harus ditutup dan untuk memperbesar ruang tabel daftar alamat disk internal. 5) Read : Data dibaca dari file. Sistem menentukan banyaknya data dan menyediakan buffer untuk menampungnya. 6) Write: Data disimpan kedalam file. Jika posisi berada diakhir file, maka ukuran file bertambah. Jika posisi ditengah, data yang ada akan ditimpa. 7) Append: Menambah data setelah data terakhir. 8) Seek : Mengatur posisi pointer saat itu menuju posisi yang ditentukan. 9) Get Attribute : Pada UNIX, program make perlu melihat atribut file, terutama waktu modifikasinya yang terakhir. 10) Set Attribute : Mengubah status atribut file. 11) Rename : Merubah nama file.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar